Rabu, 20 Februari 2013

AYAH PINTAR, IBU DAN ANAK PUN SEHAT

Posted by Cak Bihin on 09.24 with No comments
Ayah yang pintar bukan berarti memiliki IQ di atas rata-rata. Ayah yang pintar bukan berarti selalu menggurui istrinya. Ayah yang pintar adalah ayah yang mengetahui apa yang sedang atau akan dilakukan saat istri anda sedang hamil.
Jika anda seorang ayah ataupun calon ayah maka anda harus mengetahui peranannya saat istri anda sedang hamil. Karena hal tersebut akan membawa dampak positif bagi kesehatan Istri dan juga perkembangan bayi. Ayah memiliki beberapa peran saat istri hamil, yaitu :
a.      Memberikan perhatian yang melimpah pada istri
Banyak istri yang merasa sedih dan tidak diperhatikan karena mereka sedang hamil. Ini akan berdampak pada kesehatan ibu dan juga calon bayi anda. Oleh karena itu anda harus mau memperhatikan dan menjadi seorang pengamat yang aktif. Anda bisa juga selalu mengajak ngobrol anak anda dalam kandungan. Anda harus ikut berpartisipasi dalam segala kegiatan yang akan dilakukan istri dan calon bayi anda. Jika perlu anda harus membeli buku-buku kehamilan untuk istri anda. Anda bisa rajin mengatakan sayang kepada istri dan calon bayi anda juga.
b.     SIAGA (siap antar dan jaga istri selama anda bisa)
Anda bisa mulai mengurangi beban pekerjaan di kantor dan benar-benar mencurahkan perhatian kepada istri anda. Anda harus mendampingi istri anda terutama di saat pergi ke dokter memeriksakan kehamilan dan pada saat menjelang proses melahirkan bayi anda. Anda juga harus memberitahu istri anda untuk selalu minum vitamin, makan makanan yang bernutrisi, banyak beristirahat dan anjuran lainnya. Ini akan membuat istri anda merasakan bahwa anda sangat perhatian kepada istri anda. Anda bisa mulai mendengar detak jantung calon bayi anda pada trimester pertama. Pada trimester yang kedua anda sudah bisa mengetahui jenis kelamin si jabang bayi. Pada trimester yang terakhir anda bisa menanyakan proses kelahiran yang terbaik bagi istri dan anak anda. Anda harus berani mendampingi istri ketika melahirkan.
c.       Selalu menjaga kesehatan sang istri
Anda harus mau memberitahukan istri agar mengikuti pola hidup yang sehat dengan menghindari berbagai kegiatan yang sangat berbahaya untuk kandungan. Jika anda merokok, jangan lanjutkan kegiatan anda tersebut. Asap rokok sangat tidak baik untuk janin bayi anda. Anda harus berhati-hati dengan kebiasaan yang akan berdampak buruk bagi janin dan istri anda. Anda harus mau menerima semua keluhan istri anda ketika istri anda merasa capek, pusing dan lain sebagainya. Anda bisa membawa ke dokter atau sekedar membantu memijat istri anda ketika sedang merasa lelah. Memijat istri akan membuat istri merasa nyaman dan anda akan punya hubungan yang baik dengan istri anda. Anda bisa sambil mengajak bercanda sehingga istri anda akan semakin rileks.
d.      Selalu mau melayani istri
Anda harus mau membantu istri yang sedang hamil besar. Bawakan tas dan segala keperluan ketika bepergian. Anda harus mau memasak dan melakukan pekerjaan rumah yang sudah tidak mungkin lagi dikerjakan oleh istri anda. Anda juga harus memperlihatkan rasa cinta anda dengan membuatnya senang dengan melayani secara berhubungan intim. Hubungan intim tidak akan membahayakan terhadap janin bayi apabila anda melakukan dengan cara-cara yang wajar.
e.       Berbicara tentang bayi anda
Anda harus mau membicarakan soal kamar bayi, semua peralatan bayi dan uang yang anda punyai. Banyak cara untuk menghemat uang dengan meminjam peralatan di tempat saudara seperti meminjam kereta bayi, selimut, gendongan dan lain sebagainya. Kini juga banyak toko rental peralatan bayi yang banyak ditawarkan kepada anda. Anda bisa mendiskusikan nama anak anda kelal dan pilihlah nama yang benar-benar disetujui oleh anda dan istri.
Sebagai suami anda harus mau menjaga istri ketika dalam masa kehamilan ataupun tidak. Setelah istri anda melalui masa kehamilan, anda tetap harus memperhatikan istri anda dan tidak mengubah semua perilaku dan perhatian terbaik yang anda berikan kepada istri anda tercinta.

http://nutrisiuntukbangsa.org/blog-writing-competition/ 

0 komentar: